
Keterangan Gambar : Black Stallion Rapid Chess Tournament 2026 di Wisma Hijau, Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Minggu (18/10), menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan dan regenerasi atlet catur Indonesia sejak usia dini.(FOTO IST)
BIZNEWS.ID, DEPOK - PT JAPFA Comfeed Indonesia bersama Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) menggelar Black Stallion Rapid Chess Tournament 2026 di Wisma Hijau, Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Minggu (18/10/2026). Turnamen ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan dan regenerasi atlet catur Indonesia sejak usia dini.
Kompetisi catur cepat tersebut mempertandingkan tiga kategori, yakni Open, kelompok umur 18 tahun, dan kelompok umur 14 tahun. Ajang ini melengkapi program pembinaan JAPFA yang selama ini mencakup penyelenggaraan turnamen, kompetisi berperingkat Federasi Catur Internasional (FIDE), serta pelatihan bagi pecatur muda.
VP-Head of Social Investment PT JAPFA Comfeed Indonesia, R. Artsanti Alif, mengatakan penyelenggaraan turnamen merupakan langkah konkret perusahaan untuk memastikan pembinaan atlet berjalan secara berkelanjutan, terutama bagi siswa binaan program JAPFA For Kids.
Sebelum turnamen berlangsung, JAPFA mengadakan Chess Camp pada 7 September hingga 16 Oktober 2026. Program tersebut diikuti sembilan siswa hasil seleksi dari Gorontalo, Manado, Cirebon, Tulungagung, Pinrang, Enrekang, Kutai Kartanegara, Grobogan, dan Bintan.
Pelatihan tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan teknis bermain catur, tetapi juga kebugaran fisik, kesiapan psikologis, dan pemenuhan gizi. Dari program tersebut, lima pecatur diproyeksikan memperkuat persiapan menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur 2026 di Serang, Banten.
“Selama 1,5 bulan ada pembinaan fisik, psikologis, dan pola makan. Kalau mereka tidak makan dengan baik, mereka tidak bisa berpikir dengan benar. Karena itu, asupan gizi harus diperhatikan,” ujar Artsanti.
Sekretaris Jenderal PB Percasi, Nanang Pujalaksana, mengapresiasi dukungan konsisten JAPFA terhadap perkembangan catur nasional. Menurutnya, kolaborasi kedua pihak telah berlangsung sejak 1999 atau lebih dari 26 tahun, menghasilkan berbagai program kompetisi dan pembinaan atlet.
“JAPFA secara konsisten terus mengembangkan olahraga catur di Tanah Air, di antaranya dengan menggelar turnamen setidaknya dua kali setiap tahun. PB Percasi sangat berterima kasih atas kerja samanya selama ini,” kata Nanang.
Melalui turnamen dan pembinaan terintegrasi, JAPFA dan PB Percasi berupaya memperluas ruang kompetisi bagi pecatur sekaligus menyiapkan atlet muda untuk menghadapi persaingan di tingkat nasional maupun internasional.(Dens)








.jpg)











LEAVE A REPLY