
Keterangan Gambar : Ketum KONI DKI Hidayat Humaid (batik pendek) menyerahkan cenderamata kepada Kepala Dispora DKI Andri Yansah dalam gathering media di Jakarta, Kamis (3/9).(FOTO DEN)
BIZNEWS.ID, JAKARTA - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DKI Jakarta memperkuat persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028 di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Target juara umum menjadi sasaran utama, dengan penguatan pembinaan atlet, evaluasi Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda), hingga pemanfaatan PON Pantai Ancol 2026 sebagai momentum menggerakkan olahraga dan ekonomi Jakarta.
Ketua Umum KONI DKI Jakarta Hidayat Humaid mengatakan, target kembali menjadi juara umum PON membutuhkan kerja bersama seluruh pemangku kepentingan olahraga. Karena itu, KONI DKI terus membangun kolaborasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI, DPRD, cabang olahraga (cabor), atlet, pelatih, serta pihak terkait lainnya.
"Bergerak Untuk Jakarta Juara adalah komitmen KONI DKI untuk mewujudkan harapan warga Jakarta yang merindukan menjadi Juara Umum PON 2028. KONI terus bergerak dan ini menjadi PR dan tantangan kita bersama untuk mewujudkan Juara Umum," ujar Hidayat dalam press gathering media bertema “Bergerak Untuk Jakarta Juara” di Jakarta, Kamis (3/9/2026).
Hidayat menilai persiapan tidak cukup hanya dilakukan menjelang PON. Program pembinaan harus berjalan sejak dini dan dilakukan secara berkelanjutan agar performa atlet dapat dipantau sekaligus dievaluasi secara berkala.
"Kami mohon doa agar para atlet mampu berprestasi dengan baik dan menjadi juara umum. Jakarta siap menjadi penyangga pelaksanaan PON 2028 dan PON Pantai Ancol," katanya.
Sebagai bagian dari penguatan pembinaan, KONI DKI membentuk Satgas Pelatda. Sekretaris Umum KONI DKI Jakarta Aminullah mengatakan, satgas tersebut akan diterjunkan ke berbagai cabor untuk memantau program latihan, mengevaluasi perkembangan, serta melihat performa atlet selama menjalani Pelatda.
"Hasil monitoring tim satgas akan dievaluasi agar menghasilkan prestasi terbaik," ujar Aminullah.
Selain pembinaan atlet, KONI DKI juga bersiap menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan PON Pantai Ancol pada November 2026. Ajang olahraga pantai nasional tersebut merupakan kolaborasi KONI Pusat, Pemprov DKI Jakarta, KONI DKI Jakarta, dan PT Pembangunan Jaya Ancol.
Wakil Ketua Umum I KONI DKI Jakarta Fatchul Anas mengatakan, KONI DKI bersama Dispora dan cabor telah melakukan visitasi serta peninjauan venue yang akan digunakan.
PON Pantai Ancol akan mempertandingkan 10 cabor dengan 11 disiplin, yakni akuatik, basket 3x3, voli pantai, bola tangan pantai, layar, modern pentathlon, rugby pantai, selam laut, teqball, dan triathlon.
Pantai Festival disiapkan untuk akuatik-renang perairan terbuka dan selam laut. Beach Pool menjadi lokasi rugby pantai, modern pentathlon, serta polo air. Sementara Lagoon digunakan untuk voli pantai dan layar. Adapun Beach City International Stadium (BCIS) menjadi venue triathlon, teqball, bola tangan pantai, dan basket 3x3.
KONI DKI tidak hanya melihat PON Pantai sebagai ajang pertandingan. Ketua Umum KONI DKI Hidayat Humaid berharap event tersebut turut memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
"PON Pantai bukan hanya soal prestasi. Kami ingin kegiatan olahraga nasional ini ikut menggerakkan ekonomi masyarakat dan UMKM di sekitar lokasi," ujarnya.
Untuk memperluas gaung kegiatan, KONI DKI juga menyiapkan strategi sosialisasi dan promosi melalui media serta kanal digital. Wakil Ketua Umum V KONI DKI Jakarta Anondo Eko mengatakan, cabor, atlet, pelatih, dan asisten pelatih akan dilibatkan dalam penyebaran informasi melalui media sosial.
"Kita juga memanfaatkan kanal medsos KONI dan berkolaborasi dengan cabor, atlet, pelatih dan aspel untuk melakukan sosialisasi PON Pantai serta PON NTT NTB," kata Anondo.
KONI DKI juga membuka peluang berkolaborasi dengan Pemprov DKI, termasuk Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik), untuk memperkuat promosi melalui media sosial, media online, dan media luar ruang.
Bagi KONI DKI, rangkaian persiapan tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang. PON Pantai Ancol menjadi salah satu panggung untuk menguji kesiapan olahraga Jakarta, sementara penguatan Pelatda diarahkan untuk mencapai target utama: membawa Jakarta kembali menjadi juara umum PON 2028.




















LEAVE A REPLY