
Keterangan Gambar : WIM Shafira Devi Herfesa sementara memimpin klasemen kategori Open JAPFA Chess Festival 2026. Di laga kelima, Shafira menang atas seniornya IM Azarya Jodi Setyaki, Kamis (3/9).(FOTO ADI)
BIZNEWS.ID, JAKARTA - WIM Shafira Devi Herfesa tampil impresif pada JAPFA Chess Festival ke-16 2026. Pecatur muda Indonesia itu memimpin sendirian klasemen sementara Kategori Open setelah meraih kemenangan atas IM Azarya Jodi Setyaki pada babak kelima di Gedung Serbaguna, Senayan, Jakarta, Kamis (3/9).
Shafira yang memiliki elo rating 2303 tampil konsisten sejak awal turnamen. Kemenangan atas Azarya pada babak kelima membuatnya menyapu bersih lima pertandingan dengan koleksi 5 VP. Hasil tersebut sekaligus menempatkan Shafira sebagai satu-satunya pecatur yang menguasai puncak klasemen dengan poin sempurna.
Persaingan di papan atas berlangsung ketat. IM Abdul Hafiz Arif (2332) dan IM Novita Anjas (2351) harus berbagi angka setelah bermain remis pada babak kelima. Keduanya kini mengoleksi 4,5 VP dan menempati posisi kedua serta ketiga klasemen sementara.
Dengan selisih hanya setengah VP dari pemuncak, persaingan Kategori Open masih sangat terbuka. Hasil pada babak-babak berikutnya akan menentukan apakah Shafira mampu mempertahankan posisi teratas atau harus menghadapi tekanan dari para pesaing terdekatnya.
Selain Kategori Open, JAPFA Chess Festival 2026 juga mempertandingkan Kategori Senior Putri dan Veteran. Pada kelompok Veteran, Johan Gunawan (2182) memimpin klasemen dengan 5 VP. Posisi berikutnya ditempati Maksum Firdaus (2213) dan GM Cerdas Barus (2214) yang sama-sama mengoleksi 4,5 VP.
Turnamen tahun ini diikuti 523 pecatur dari 23 provinsi di Indonesia serta lima negara, yakni Jepang, Kazakhstan, Uzbekistan, Vietnam, dan Singapura. Para peserta memperebutkan total hadiah Rp298,9 juta.
Selain kompetisi utama, JAPFA Chess Festival ke-16 juga menghadirkan Duel Match yang mempertemukan pecatur muda Indonesia dengan lawan internasional. MI Satria Duta Cahaya dan WIM Laysa Latifah masing-masing masih tertinggal 1-2 VP setelah tiga babak.
Pengamat catur Kristianus Liem menilai peluang Indonesia masih terbuka, terutama pada enam babak catur cepat dan kilat.
“Untuk catur klasik, harus diakui, pecatur Vietnam dan Kazakhstan lebih unggul. Kalau ingin menang, Duta dan Laysa harus benar-benar memanfaatkan enam babak catur kilat dan catur cepat. Keduanya harus berani bermain agresif,” ujar Kristianus.
JAPFA Chess Festival 2026 merupakan penyelenggaraan ke-16. Vice President/Head of Internal Audit PT JAPFA Comfeed Indonesia Tbk Iwan Ng menegaskan komitmen perusahaan untuk terus mendukung perkembangan catur nasional.
“JAPFA secara konsisten akan terus mengembangkan olahraga catur di Tanah Air, di antaranya dengan menggelar turnamen setidaknya dua kali setiap tahun,” kata Iwan.(Dens)




















LEAVE A REPLY