Jakarta, BIZNEWS.ID - Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan (Ditjen Bina Adwil) Kemendagri menjajaki penggunaan e-voucher MyPertamina untuk pembelian BBM kendaraan operasional. Penjajakan dilakukan bersama PT Pertamina Patra Niaga dan PT VIA Yotta Byte. Para pihak akan menindaklanjutinya dengan uji coba pembelian BBM menggunakan e-voucher di SPBU Pertamina.
Kepala Bagian Umum Ditjen Bina Adwil, Rizza Kamajaya, menyampaikan bahwa saat ini Ditjen Bina Adwil bekerja sama dengan salah satu SPBU Pertamina melalui penyediaan voucher fisik. Voucher tersebut hanya dapat ditukarkan di SPBU yang bekerja sama.
Menurut Rizza, ketentuan itu kurang efisien karena kendaraan operasional harus mengisi BBM di SPBU tersebut. Kendaraan yang sedang bertugas di luar wilayah kerja sama pun dapat kesulitan ketika perlu mengisi BBM.
Perwakilan Pertamina menjelaskan bahwa e-voucher MyPertamina dapat digunakan di SPBU Pertamina di Indonesia.
Direktur Pengembangan Bisnis VIA Yotta Byte, Indra Dermawan, menyampaikan bahwa e-voucher telah diterapkan di Kabupaten Tangerang dan digunakan di setiap kecamatan. Pemerintah Provinsi Banten juga direncanakan segera menerapkan e-voucher MyPertamina. Ia mengatakan belum ada kementerian yang mengimplementasikan e-voucher Pertamina.
Distribusi e-voucher dapat dilakukan melalui dashboard. Admin dapat mengirim voucher ke akun MyPertamina yang ditunjuk dan memantau lokasi penggunaan voucher di SPBU Pertamina. Menurut Indra, pemantauan melalui dashboard dapat membantu proses pengawasan penggunaan BBM.
Pertemuan tersebut dihadiri Rizza Kamajaya, tenaga ahli Ditjen Bina Adwil Puthut Wibowo dan Yusril; perwakilan PT Pertamina Patra Niaga Ardha Agnisatria B., Dimas Armadianto, dan Arga; serta perwakilan VIA Yotta Byte, Indra Dermawan dan Azlika Meutia Anggraini.
Sebagai tindak lanjut penjajakan, para pihak akan menguji coba pembelian BBM di SPBU Pertamina menggunakan e-voucher MyPertamina.




















LEAVE A REPLY