Home Energi Pertamina Diminta Kembangkan Energi dari Ketela

Pertamina Diminta Kembangkan Energi dari Ketela

13
0
SHARE
Pertamina Diminta Kembangkan Energi dari Ketela

Jakarta, BIZNEWS.ID - PT Pertamina (Persero) diminta untuk melakukan kajian terhadap potensi Cassava atau ketela menghasilkan energi terbarukan. Permintaan tersebut bersumber dari Anggota Komisi VII DPR Dyah Roro Esti Widya Putri.

Menurut Dyah, Langkah tersebut perlu diambil mengingat semakin banyak perusahaan minyak dan gas di dunia mulai mengkaji energi yang ramah lingkungan.

"Apakah Pertamina ke depan, karena kita melihat perkembangan dari pada oil and gas seluruh company di dunia itu lama kelamaan karena ada krisis lingkungan kita mengenal oil and gas company menjadi energy company jadi tidak lagi berbasis oil and gas," ujar Roro dalam raker di DPR, Jakarta, Senin (31/8/2020).

"Nah, apakah Pertamina ke depan akan mengembangkan renewble energy atau energi terbarukan yang sifatnya ramah lingkungan?" sambungnya.

Roro mengatakan, beberapa pondok pesantren serta koperasi di Jawa Timur telah melakukan kajian terhadap ketela pohon yang diklaim bisa menghasilkan energi. Perusahaan pelat merah tersebut pun diminta agar melakukan kerja sama dalam mengembangkan kajian tersebut.

"Ada sebuah konsep yang ditawarkan yaitu adalah energi berbasis atau sumbernya dari cassava atau ketela. Ini didayagunakan melalui ekonomi kreatif atau kerakyatan dan potensi lahan maupun penananamnya didukung lahan lahan rakyat hingga pesantren sehingga bisa dikoordinasikan," paparnya.

Dia menambahkan, bioethernal dari ketela tersebut bisa diaplikasikan disemua mesin kendaraan seperti motor dan mobil. Kemudian, dari segi perawatannya juga semakin minimal karena sifatnya lebih aman karena tidak mengganggu filter bensin.

"Menurut saya ini patut dieksplorasi apakah Pertamina juga bisa mengembangkannya apakah ada potensi menjurus kesana. Melihat perkembangan di Jawa Timur itu sudah berjalan dalam mengembangkan bioethernal," tandasnya. Demikian Liputan6.com


Photo : google image