Home Sport Hasil JAPFA FIDE Rated 2026: Lutfi Ali Buang Peluang Menang, Satria Duta Selamat dari Kekalahan

Hasil JAPFA FIDE Rated 2026: Lutfi Ali Buang Peluang Menang, Satria Duta Selamat dari Kekalahan

Catur

0
SHARE
Hasil JAPFA FIDE Rated 2026: Lutfi Ali Buang Peluang Menang, Satria Duta Selamat dari Kekalahan

Keterangan Gambar : Duel sesama pecatur nasional, IM Lutfi Ali (kanan) dan IM Satria Duta, berlangsung sengit hingga fase akhir permainan dan menjadi salah satu partai paling menarik di kategori Open.

BIZNEWS.ID, JAKARTA -  IM Muhamad Lutfi Ali gagal mengamankan kemenangan penting pada babak ketujuh JAPFA FIDE Rated 2026 setelah hanya bermain remis melawan IM Satria Duta Cahaya di Hotel Tavia, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Senin (25/5). Duel sesama pecatur nasional itu berlangsung sengit hingga fase akhir permainan dan menjadi salah satu partai paling menarik di kategori Open.

Lutfi yang merupakan mantan atlet pelatnas tampil disiplin sejak pembukaan. Menghadapi karakter permainan agresif milik Satria Duta, pecatur asal Purbalingga tersebut memilih pendekatan defensif untuk meredam tekanan lawan. Strategi itu berjalan efektif karena ia perlahan mampu mengontrol posisi dan membawa pertandingan ke fase endgame dengan peluang menang lebih besar.

Dalam beberapa momen krusial, Lutfi bahkan sempat berada dalam posisi unggul. Namun, kesalahan kalkulasi pada akhir pertandingan membuat kesempatan meraih poin penuh akhirnya lepas.

Petaka bermula ketika Lutfi memutuskan mendorong pion ke petak C5 lebih cepat dari seharusnya. Langkah itu justru membuka ruang bagi Satria Duta untuk memperbaiki koordinasi bidak dan mengejar tempo permainan.

“Saya sebenarnya punya pilihan langkah yang lebih kuat. Seharusnya kuda masuk ke E5 dulu untuk skak, lalu setelah raja lawan bergerak baru pion D mengambil. Kalau itu dilakukan, peluang counter lawan hampir tidak ada,” ujar Lutfi usai pertandingan.

Kesalahan tersebut langsung dimanfaatkan Satria Duta yang tampil tenang dan akurat dalam menghitung variasi langkah. Meski Lutfi sempat optimistis saat pionnya berhasil mencapai petak A4, posisi unggul itu perlahan berubah setelah pergerakan rajanya terkunci.

Koordinasi buah catur milik Duta membuat kuda Lutfi kehilangan ruang gerak dan tempo penting. Situasi semakin sulit ketika Duta mendorong pion ke petak G3, langkah yang kemudian menjadi penentu hasil akhir pertandingan.

“Langkah G3 itu kunci dia bisa remis. Setelah pertukaran pion terjadi, praktis peluang menang saya habis. Saya sempat yakin dia tidak bisa mengejar, ternyata hitungan temponya tepat,” kata Lutfi.

Hasil imbang tersebut membuat persaingan papan atas JAPFA FIDE Rated 2026 semakin terbuka. Hingga babak ketujuh, terdapat lima pecatur yang sama-sama mengoleksi 5,5 poin, yakni GM Novendra Priasmoro, IM Muhamad Lutfi Ali, IM Satria Duta Cahaya, GM Susanto Megaranto, dan IM Tirta Chandra Purnama.

Pada pertandingan lain, Novendra Priasmoro juga harus puas bermain remis saat menghadapi IM Aditya Bagus Arfan. Sementara itu, Susanto Megaranto berhasil meraih kemenangan atas Stevanky dan Tirta Chandra Purnama menundukkan FM Zacky Dhia Ulhaq.

Persaingan diprediksi semakin panas pada babak kedelapan. Lutfi Ali dijadwalkan menghadapi seniornya, GM Susanto Megaranto. Di meja lain, Satria Duta akan bertemu Novendra Priasmoro, sedangkan Tirta Chandra ditantang Aditya Bagus Arfan.

Sementara di kategori Challenger, puncak klasemen mengalami perubahan. Marrhuimawan Maximiliano sukses mengambil alih posisi teratas setelah mengalahkan Abraham Raja Ferdinand pada ronde ketujuh.
Pecatur dengan elo rating 1887 itu kini mengumpulkan 6,5 poin, jumlah yang juga dimiliki Sudung Tampubolon usai menang atas Eri Purnama.

Turnamen JAPFA FIDE Rated 2026 diikuti 350 pecatur dari delapan negara, yakni Jerman, Australia, Jepang, Malaysia, Singapura, Italia, Uzbekistan, dan Indonesia. Ajang yang digelar PT JAPFA Comfeed untuk kelima kalinya tersebut menyediakan total hadiah Rp180 juta serta turut melibatkan 14 pecatur difabel asal Jakarta.(Dens)